Kenapa Perlu Benchmark Jaringan? #
Performa jaringan penting buat:
- Backup ke NAS — transfer file lambat = buang waktu
- Homelab hypervisor — migrasi VM/container butuh throughput konsisten
- Streaming media — koneksi harus cukup buat 4K
- Troubleshooting — bedakan masalah jaringan vs disk/CPU
iPerf3 = tool standar industri buat ngukur throughput LAN sebenarnya. Beda sama speedtest.net (ukur internet), iPerf3 ukur jaringan lokal kamu.
| Tipe Jaringan | Throughput |
|---|---|
| Gigabit Ethernet | ~940 Mbps (94 MB/s) |
| 2.5 Gigabit Ethernet | ~2.35 Gbps (235 MB/s) |
| 10 Gigabit Ethernet | ~9.4 Gbps (1.1 GB/s) |
| WiFi 6 (AX) | 600-900 Mbps |
| WiFi 5 (AC) | 300-600 Mbps |
Yang Dibutuhkan #
- Dua komputer di LAN yang sama (server + client)
- iPerf3 terinstall di kedua mesin (open source, gratis)
- Kabel LAN lebih disarankan untuk hasil akurat
Step 1: Install iPerf3 #
Untuk Windows: #
- Download iPerf3 dari situs resmi: https://iperf.fr/iperf-download.php
- Pilih versi Windows (zip file)
- Ekstrak file zip ke folder pilihan Anda (misalnya: C:\iperf3)
Untuk Linux (Debian/Ubuntu): #
sudo apt-get update
sudo apt-get install iperf3Untuk macOS (menggunakan Homebrew): #
brew install iperf3Langkah 2: Menyiapkan Server iPerf3 #
- Buka terminal/command prompt pada komputer yang akan berperan sebagai server
- Jalankan perintah berikut:
Windows:
cd C:\iperf3
iperf3.exe -sLinux/macOS:
iperf3 -sServer sekarang akan mendengarkan koneksi pada port default 5201.
Langkah 3: Menjalankan Client iPerf3 #
Pada komputer kedua (client), jalankan perintah berikut:
Dasar:
iperf3 -c <IP_SERVER>Ganti <IP_SERVER> dengan alamat IP komputer server.
Contoh:
iperf3 -c 192.168.1.100Langkah 4: Opsi Pengujian Lanjutan #
1. Mengubah durasi pengujian (default 10 detik) #
iperf3 -c <IP_SERVER> -t 30 # 30 detik2. Mengubah arah pengujian (server mengirim ke client) #
iperf3 -c <IP_SERVER> -R3. Menggunakan multiple streams (untuk testing paralel) #
iperf3 -c <IP_SERVER> -P 4 # 4 koneksi paralel4. Mengubah ukuran buffer #
iperf3 -c <IP_SERVER> -l 8K # 8KB buffer5. Menggunakan protokol UDP (default TCP) #
iperf3 -c <IP_SERVER> -u -b 100M # UDP dengan target 100MbpsLangkah 5: Interpretasi Hasil #
Setelah pengujian selesai, Anda akan melihat output seperti:
[ ID] Interval Transfer Bitrate
[ 4] 0.00-10.00 sec 1.10 GBytes 944 Mbits/sec sender
[ 4] 0.00-10.00 sec 1.10 GBytes 944 Mbits/sec receiver- Transfer: Jumlah data yang ditransfer selama interval
- Bitrate: Kecepatan transfer dalam megabits per second (Mbps)
Tips dan Troubleshooting #
- Firewall: Pastikan port 5201 terbuka di firewall server
- Hasil tidak konsisten:
- Tutup aplikasi lain yang menggunakan jaringan
- Ulangi pengujian beberapa kali
- Error “connection refused”:
- Pastikan server iPerf3 sedang berjalan
- Verifikasi alamat IP server benar
- Kecepatan di bawah ekspektasi:
- Periksa kabel jaringan (gunakan kabel CAT5e atau lebih baik)
- Verifikasi semua perangkat mendukung kecepatan LAN yang diharapkan (1Gbps, dll)
Contoh Skrip Otomatis (Linux/macOS) #
Buat file network_test.sh dengan konten:
#!/bin/bash
SERVER_IP="192.168.1.100"
DURATION=20
PARALLEL=4
echo "Running TCP test..."
iperf3 -c $SERVER_IP -t $DURATION -P $PARALLEL
echo -e "\nRunning UDP test..."
iperf3 -c $SERVER_IP -t $DURATION -u -b 100MJalankan dengan:
chmod +x network_test.sh
./network_test.shKesimpulan #
Dengan iPerf3, Anda dapat mengukur performa jaringan LAN secara akurat. Alat ini sangat berguna untuk:
- Memverifikasi kecepatan jaringan
- Troubleshooting masalah jaringan
- Menguji sebelum dan setelah perubahan konfigurasi jaringan
Untuk hasil terbaik, lakukan pengujian beberapa kali dalam kondisi jaringan yang berbeda (waktu sibuk vs tidak sibuk).